Hipnoterapi Untuk Mengatasi masalah Psikologi Abnormal

HIPNOTERAPI SURABAYA

Psikologi abnormal adalah salah satu cabang psikologi yang berupaya untuk memahami pola perilaku abnormal dan cara menolong orang-orang yang mengalaminya. Psikologi abnormal mencakup sudut pandang yang lebih luas tentang perilaku abnormal dibandingkan studi terhadap gangguan mental (ataupsikologis).

Jenis gangguan kepribadian

  • Gangguan kepribadian borderline
Seseorang yang menderita jenis gangguan kepribadian ini selalu dalam suasana hati tidak stabil dan memiliki citra diri rendah. Perubahan suasana hati sering terjadi tanpa alasan yang dapat diterima pada umumnya. Mereka memiliki tingkat pengharapan yang tinggi dari diri mereka sendiri maupun dari orang lain yang berada dalam jangkauan mereka. Jika mereka tidak mendapatkan apa yang mereka harapkan, mereka dapat bertindak dengan cara ekstrim. Hal ini dapat menyebabkan cedera fisik atau bahkan bunuh diri.
  • Gangguan kepribadian obsesif
Orang yang menderita jenis gangguan kepribadian ini terlalu peduli dengan kesempurnaan atau juga kebersihan. Mereka ingin semuanya berada dalam bentuk yang sempurna, dan bahkan tidak mempertimbangkan kesalahan kecil. Karena harapan mereka yang tinggi akan kesempurnaan, mereka menganggap orang lain tidak mampu melaksanakan tugas. Mereka mungkin akan mandi sampai 3 kali sehari dan mencoba untuk membuat diri mereka sebersih mungkin.
  • Gangguan kepribadian histrionik
Seseorang yang menderita jenis ini selau ingin menjadi perhatian banyak orang, caper (cari perhatian). Karena kebiasaan ini, ia mungkin akan mencoba untuk mendominasi percakapan dan melakukan segala kemungkinan untuk menjadi pusat perhatian yang menarik.
  • Gangguan kepribadian avoidan
Dalam kasus ini, orang-orang yang menderita gangguan kepribadian ini mencoba untuk menghindari situasi yang berhubungan dengan komunikasi, seperti berbicara dengan seseorang atau interaksi sosial. Mereka juga memiliki rasa untuk menolak  masyarakat, yang dapat menyebabkan tindakan seperti tidak menerima undangan untuk pertemuan sosial.
  • Gangguan kepribadian narsissistik
Jenis ini cukup mirip dengan gangguan kepribadian histrionik. Seseorang yang menderita gangguan ini disebut egois. Dia merasa iri ketika orang lain menjadi pusat perhatian. Dia penuh dengan kebanggaan dan membuat persahabatan hanya dengan orang-orang angkuh. Orang yang menderita gangguan ini berpikir terlalu besar akan diri mereka sendiri.
  • Gangguan kepribadian paranoid
Banyak orang menderita gangguan kepribadian ini mencakup perasaan ragu dan curiga dengan orang lain. Dalam kasus ini, penderita berpikir bahwa orang lain akan menjatuhkan mereka. Ini adalah alasan utama penyebab hubungan retak atau juga permusuhan antara teman dan kolega. Mereka tidak pernah memiliki rasa kebersamaan dan persahabatan. Selain itu, mereka juga selalu menginginkan sesuatu sebagai imbalan.